Tampilkan postingan dengan label Tips and Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips and Trik. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Maret 2013

Cara Mengatasi Jet Lag di Perjalanan

Cara Mengatasi Jet Lag di Perjalanan - Ada banyak alasan orang tidak suka naik pesawat. Ada yang takut ketinggian, ada yang tidak suka goncangan saat lepas landas, ada pula yang tidak suka mengalami jet lag. Jet lag adalah masalah umum yang terjadi pada orang saat naik pesawat. Hampir semua orang pernah mengalami hal ini, terlebih jika bepergian lintas benua, melintasi beberapa zona waktu sekaligus. Tidak hanya penumpang, pilot hingga pramugari pun tetap bisa mengalami jet lag.


Jet lag memang tidak membahayakan tubuh, hanya saja dampak yang ditimbulkan cukup mengganggu. Beberapa gejala yang timbul saat orang mengalami jet lag antara lain gangguan tidur dan kebingungan tentang waktu. Jet lag tidak hanya menyebabkan masalah psikis, namun juga masalah fisik seperti pusing, mual, sulit tidur, pening, dsb. Penelitian juga menunjukkan orang yang mengalami jet lag lebih rentan terkena penyakit seperti flu, batuk, dan mual-mual. Jet lag akan lebih parah jika melakukan perjalanan dari barat ke timur, karena tubuh lebih sulit untuk beradaptasi terhadap "waktu yang hilang" dibandingkan dengan "waktu yang bertambah". Berikut adalah beberapa tips penting mengatasi jet lag
  1. Sesuaikan jam di rumah anda. Jet lag erat kaitannya dengan perubahan waktu, oleh sebab itu anda harus menyetel ulang jam beberapa hari sebelum keberangkatan. Selain itu anda harus mengubah kebiasaan sesuai dengan tempat tujuan anda. Ini sangat membantu untuk mengatasi jet lag.
  2. Pilih penerbangan malam hari. Jika anda memilih penerbangan malam hari, anda akan lebih mudah tertidur di pesawat dibandingkan jika anda bepergian siang hari. Atau anda juga bisa mengatur jam terbang agar tiba di tempat tujuan pada pagi hari. Caranya adalah dengan melihat perbedaan waktu di tempat tinggal anda dengan tempat tujuan. Ini sangat membantu untuk menyesuaikan diri saat tiba disana.
  3. Hindari meminum kopi. Jika ini adalah penerbangan pertama anda, sangat disarankan agar anda tidak meminum kopi sebelum keberangkatan. Kopi akan membuat anda terus terjaga di dalam pesawat sehingga bisa memicu munculnya jet lag. Cara terbaik untuk menghindari jet lag adalah tetap tidur  sepanjang perjalanan.
  4. Banyak minum air. Berbeda dengan kopi, anda boleh meminum banyak air sebelum keberangkatan. Biasakan meminum air sekitar 8 gelas sehari. Kemudian jangan lupa untuk membersihkan lensa kontak saat mau berangkat, karena percaya atau tidak hal ini juga bisa mencegah timbulnya jet lag. Anda juga perlu menjaga kulit tetap segar, caranya adalah dengan membawa peralatan seperti losion, lip balm, spray beraroma, dll.
  5. Hindari meminum alkohol. Alkohol juga sebaiknya anda hindari jika tidak ingin mengalami jet lag. Udara di dalam pesawat bisa membuat tubuh dehidrasi, dan perubahan ketinggian akan memperburuk kondisi ini. Ditambah lagi anda mengkonsumsi alkohol, lengkap sudah masalah yang akan muncul pada tubuh anda. Tahukah anda bahwa meminum alkohol saat terbang efeknya 2 hingga 3 kali lebih kuat daripada meminum alkohol di darat? Oleh sebab itu hindari meminum alkohol agar anda bisa terhindar dari jet lag.
  6. Tidur di pesawat. Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, tidur sangat penting untuk mengatasi jet lag, terutama jika anda pergi pada malam hari atau dari barat ke timur. Melakukan perjalanan akan membuat tubuh lelah walaupun anda pergi dengan pesawat. Semakin banyak anda beristirahat, semakin kuat tubuh untuk mengatasi gejala jet lag. Jika anda bepergian jauh, sebisa mungkin pilih penerbangan yang menyediakan leg room yang cukup luas agar anda lebih mudah untuk tidur. Selain itu bawa bantal kecil yang nyaman untuk mempermudah anda tidur.
Nah, itu tadi beberapa tips penting mengatasi jet lag di perjalanan. Semoga membantu.


Read more »

Selasa, 05 Maret 2013

Tips Menjaga Anak Kecil Saat Liburan


Tips menjaga anak kecil saat liburan - Jika diajak liburan, biasanya anak-anak yang paling antusias. Begitu antusiasnya hingga mungkin ia tidak terlalu peduli dengan lingkungan sekitarnya. Kejadian anak hilang di arena wisata sangat sering terjadi, dan ini biasanya karena orang tua lengah dan anak terlalu bersemangat menikmati berbagai atraksi di tempat wisata sehingga tidak peduli dengan keadaan sekitarnya. Penyebab lainnya adalah karena terlalu padatnya kunjungan di tempat wisata tersebut. Reaksi anak saat terpisah dari orang tua biasanya menangis dan kebingungan. Disini kami akan memberikan beberapa tips menjaga anak kecil saat liburan:

Jika anda kehilangan anak di tempat wisata, hal pertama yang bisa anda lakukan adalah datang ke petugas objek wisata karena biasanya anak-anak yang terpisah dari orang tua akan dibawa kesana. Selain itu petugas juga biasanya akan langsung memberikan pengumuman tentang anak hilang lewat pengeras suara.
  1. Untuk menjaga anak kecil saat liburan, anda sebenarnya tidak harus repot sendiri. Dari kecil ajarilah anak anda untuk tidak panik saat terpisah dari orang tua. Namun anak kecil terkadang tidak bisa berlaku seperti itu jika sedang panik dan ketakukan. Anda harus mengajari anak untuk menghafalkan nama anda sehingga jika tersesat, petugas lebih mudah menemukan anda karena mereka tahu nama orang tua dari anak tersebut. Tips lainnya adalah mengajari anak untuk menghafalkan nomor telepon anda. Jika anak mampu menghafalnya, anda tidak akan terpisah lama-lama dengannya.
  2. Berikan tanda pengenal pada anak anda. Ini juga merupakan salah satu tips penting menjaga anak kecil saat liburan. Anda bisa mengambil sebuah kertas karton kemudian menulisnya dengan biodata anak anda, lengkap dengan informasi kedua orang tuanya dan nomor kontak yang bisa dihubungi. Karton ini bisa anda masukkan ke kantong khusus agar orang lain yang melihat anak anda "ngeh" dengan tanda pengenal tersebu. Untuk tampilan yang lebih mencolok, anda bisa membuatkan tanda pengenal khusus dengan warna tulisan yang cerah kemudian dikalungkan di leher. Ajari juga anak anda untuk menunjukkan tanda pengenal tersebut jika ia tersesat di tempat wisata.
  3. Anda bisa menjaga anak kecil saat liburan dengan tetap berkomunikasi. Bekali anda dengan handphone sederhana agar ia mudah menelepon jika kehilangan anda nantinya. Anak jaman sekarang sangat cepat belajar. Kalau hanya memencet nomor telepon dan menekan tombol "call" sepertinya tidak sulit untuk dilakukan. Untuk mempermudah, anda juga bisa menambahkan shortcut kontak agar anak lebih mudah melakukan panggilan.
  4. Anak yang proaktif biasanya lebih baik dalam menjaga dirinya. Misalnya saat tersesat, ia akan segera mencoba mencari pertolongan dari orang yang ditemuinya. Hal ini akan terjadi seiring waktu dan melalui proses pembelajaran. Saat anak tersesat untuk pertama atau kedua kali, mungkin ia akan menangis sejadi-jadinya. Namun jika hal ini sudah terjadi lebih dari 5 kali, ia akan lebih bijak dalam menghadapi situasi seperti ini. Daripada menangis, ia mungkin akan bertanya kepada orang yang ditemuinya dimana lokasi pos penjaga atau meminta orang tersebut menelepon orang tuanya .
  5. Pegang anak anda erat di kedua tangan. Terkadang jika anda menggenggam tangan anak saat menyusuri sebuah objek wisata, ia akan terlepas dari genggaman tersebut. Oleh sebab itu, jika anda pergi dengan orang lain, minta ia memegangi tangan yang satunya lagi. Dengan begini ia akan lebih aman dan tidak perlu khawatir lepas dari genggaman. Jika anda mampu menggendong anak anda, silakan gendong karena hal ini akan jauh lebih aman.
Nah, itu adalah beberapa tips menjaga anak saat liburan. Semoga membantu

Read more »