Di antara bangsa-bangsa manusia, tidak
ada bangsa yang sekuat ya'juj ma'juj, sekejam ya'juj ma'juj, dan
sebanyak ya'juj ma'juj. Namun tidak disangka, bahwa kelak yang
membebaskan mereka dari tembok kokoh dzilqarnain adalah kalimat 'Insya
Allah'.
Nabi Sulaiman a.s. lupa
mengatakan "Insya Allah" saat mengatakan, "Malam ini aku akan
menyetubuhi 60 atau 70 istriku sehingga mereka hamil. Lalu, setiap
istriku melahirkan seorang anak lelaki yang akan menjadi mujahid
penunggang kuda fisabilillah." maka ia pun gagal memiliki anak (Kisah
Nabi Sulaiman ini terabadikan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim)