Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 September 2012

Rahasia Aliran Air Darah di Antartika

Dari celah di Glester Taylor di lembah McMurdo Antartika mengalir air yang berwarna merah darah yang misterius. Ketika pertama kali di temukan oleh ahli geologi yang bernama Griffith Taylor pada tahun 1911, dia mengira bahwa aliran air berwarna merah darah ini berasal dari sejenis alga. Ternyata setelah diadakan penelitian asal dari warna merah ini bersumber dari danau air asin yang kaya akan besi yang berada di dalam tanah yang terperangkap di dalam lapisan gletser selama hampir 1.5 juta tahun. Temperatur dari air ini adalah sekitar -5 derajat celsius, tetapi air ini sangat asin sehingga tidak membeku.

Sekitar dua juta tahun yang lalu, gletser Taylor menutup sedikit air yang mengandung komunitas mikroba kuno. Terjebak di bawah lapisan tebal es, mikroba itu telah hidup di sana selama jutaan tahun, terisolasi di dalam kapsul waktu alami. Dengan tidak ada cahaya atau oksigen bebas dan sedikit panas, mikroba tidak memiliki kesempatan untuk mendapatkan energi melalui fotosintesis. Sebaliknya, mikroba mulai hidup dari mineral yang terperangkap dalam danau, mikroba ini kemudian berkembang secara independen dari sisa dunia kehidupan.

Keberadaan ekosistem aliran air berdarah ini menunjukkan bahwa kehidupan dapat tetap eksis walaupun dalam kondisi yang sangat ekstrim. Rahasia yang sangat menakjubkan yang tetap tersembunyi di dalam lapisan sub glester danau es akan membantu para ilmuwan untuk memahami berbagai kondisi kehidupan dimana sebuah kehidupan dapat beradaptasi serta adanya pengetahuan yang memungkinkan bahwa kehidupan dapat pula terjadi di mana saja di sistem tata surya, seperti Mars atau Jupiter yang selalu tertutup es. 



Read more »

Jumat, 27 Juli 2012

Ilmuwan Muslim Penemu Angka Nol

Jangan sepelekan angka nol. Bayangkan, apa jadinya jika deret angka hanya ada sembilan angka (1,2,3,4,5,6,7,8, dan 9) saja tanpa nol? Tentu akan muncul permasalahan- permasalahan, misalnya, dari mana muncul angka puluhan, ratusan, ribuan, jutaan, atau puluhan juta?

Nah, dengan adanya nol, semua permasalahan itu pun terpecahkan. Berkat angka nol, deret hitung menjadi semakin luas dan berfungsi sebagaimana mestinya.

Selain fungsinya yang penting, angka nol juga mempunyai sejarah panjang. Dari manakah sebenarnya angka ini berasal? Dan, siapa pula penemunya? Mungkin banyak yang mengira, ilmuwan Eropalah penemunya. Sejatinya, angka nol justru ditemukan oleh ilmuwan Muslim. Dia adalah Abu Ja’far Muhammad bin Musa al-Khawarizmi. Ia lahir di Khawarizmi (sekarang Khiva), Uzbekistan, pada 194 H/780 M.

Tak banyak informasi yang menjelaskan secara mendalam mengenai sosok dan riwayat hidup Al-Khawarizmi. Tetapi, sejarah singkatnya terdapat dalam kitab Al-Fihrist Ibn an-Nadim, yang juga menjelaskan karya-karya tulisnya.

Di situ disebutkan, Al-Khawarizmi menekuni hampir seluruh pekerjaannya antara tahun 813 hing ga 833. Setelah Islam masuk ke Persia dan Baghdad menjadi pusat ilmu serta perdagangan, banyak pedagang dan ilmuwan dari Cina dan India mendatangi kota tersebut, termasuk Al-Khawarizmi.

Di sana, ia menjadi bagian dari para ilmuwan yang bekerja di Bayt al-Hikmah (Rumah Kebijaksanaan), sebuah lembaga penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan yang didirikan oleh Ma’mun Ar-Rasyid, khalifah ketujuh Dinasti Abbasiyah. Oleh guru besar studi Islam Temple University AS, Mahmoud Ayoub, Bayt al-Hikmah disebut sebagai institusi pendidikan tinggi pertama di dunia Islam dan juga Barat. Di lembaga ini, Al- Khawarizmi belajar ilmu alam dan matematika, juga terjemahan manuskrip Sanskerta dan Yunani.

Dulu, sebelum Al-Khawarizmi memperkenalkan angka nol, para ilmuwan menggunakan semacam daftar yang membedakan satuan, puluhan, ratusan, ribuan, dan seterus nya. Daftar yang dikenal sebagai abakus itu berfungsi menjaga setiap angka dalam bilangan agar tidak saling tertukar dari tempat atau posisi mereka dalam hitungan.

Sistem tersebut berlaku hingga abad ke-12 M, ketika para ilmuwan Barat mulai memilih menggunakan raqm al-binji (angka Arab) dalam sistem bilangan mereka. Raqm albinji menggunakan angka “nol” yang diadopsi dari angka India, menghadirkan sistem penomoran desimal yang belum pernah digunakan sebelumnya.

Nah, lewat buku pertamanya, Al- Mukhtasar fi Hisab al-Jabr wa al- Muqabalah (Ringkasan Perhitungan Aljabar dan Perbandingan), Al-Khawarizmi memperkenalkan angka nol yang dalam bahasa Arab yang disebut shifr. Karya monumental itu juga membahas solusi sistematik dari linear dan notasi kuadrat.

Buku itu diterjemahkan di London pada 1831 oleh matematikawan Inggris, Fredrick Rosen, dan selanjutnya diedit dalam bahasa Arab pada 1939 oleh dua matematikawan Mesir, Ali Mustafa Musyarrafa dan Muhammad Mursi Ahmad. Sebelumnya, pada abad 12, karya ter ebut juga diterjemahkan oleh se orang matematikawan asal Chester, Inggris, Robert (Latin: Robertus Castrensis), dengan judul Liber Algebras et Al-mucabola.

Masih pada abad yang sama, buku berbahasa Latin itu kemudian diedit oleh matematikawan asal New York, LC Karpinski. Versi ke duanya, De Jebra et Almucabola, ditulis oleh Gerard da Cremona (1114–1187), matematikawan dan penerjemah asal Italia. Buku yang ditulis Gerard itu disebut-sebut lebih baik dan bahkan mengungguli buku Fredrick Rozen.

Dengan demikian, meski telah diperkenalkan pada pertengahan pertama abad ke-9, angka nol baru dikenal dan digunakan oleh kalangan ilmuwan Barat dua setengah abad kemudian. Menyusul diperkenalkannya angka nol oleh Al- Khawarizmi maka untuk pertama kalinya nol digunakan sebagai pemegang tempat dalam notasi berbasis posisi. Dunia perlu berterima kasih pada ilmuwan yang satu ini karena dengan angka nol yang diperkenalkannya, bilangan 2012 dan 212 dapat dibedakan.

Al-Khawarizmi, ilmuwan yang berada di balik penemuan besar matematika abad ke-9 itu, wafat di Baghdad pada sekitar 850 M

Read more »

Minggu, 22 Juli 2012

Nama Satwa Yang Memakai Nama Tokoh dan Artis Dunia

Umumnya ilmuwan tidak akan memberi nama ilmiah suatu spesies dengan nama mereka sendiri. Pemberian nama latin dengan menggunakan nama sendiri kerap dianggap arogan dan merusak kehormatan seorang ilmuwan. Karena itulah, jika ingin memberi nama dengan nama seseorang, umumnya yang dipilih adalah nama tokoh dunia.

Berikut beberapa satwa yang dilekati nama tokoh dunia:
  • Kumbang Kate Winslet: Artis cantik ini dijadikan nama kumbang dengan nama latin Agra katewinsletae, setelah bermain dalam film Titanic. Terry Erwin, ahli serangga yang menemukan serangga ini, menjelaskan, pemberian nama mengacu pada ancaman punahnya serangga karena deforestasi. Harapannya, kumbang ini tidak ikut punah sebagaimana Kate Winslet yang tidak tenggelam bersama kapal Titanic.


  • Kumbang George Bush: Agathidium Bushi adalah nama ilmiah sejenis kumbang yang ditemukan pada tahun 2005. Namanya diambil dari nama mantan presiden USA, George Bush.

  • Kumbang Dick Cheney: mantan Wapres Dick Cheney namanya dijadikan nama ilmiah kumbang. Adalah kumbang Agathidium cheneyi yang ditemukan pada 2005.

  • Kumbang Adolf Hitler: Nama pimpinan Nazi Jerman Adolf Hitler dijadikan nama kumbang buta dengan nama ilmiah Anophthalmus hitleri. Kumbang ini ditemukan dalam lima gua lembab di Slovenia. Serangga ini ditemukan kolektor Jerman pada tahun 1933, seorang pengagum Hitler.

  • Kelinci Hugh Hefner: Hugh Hefner, pimpinan majalah Playboy yang berlambangkan kelinci ini juga dikenal mempekerjakan pelayan dengan kostum kelinci. Karenanya kemudian namanya diabadikan sebagai nama kelinci rawa dengan nama latin Sylvilagus palustris hefneri. Konon Hefner ikut mendonasikan uangnya untuk melindungi kelinci yang terancam punah itu.

  • Kodok Pangeran Charles: Adalah spesies katak pohon yang ditemukan pertama di Ekuador pada tahun 2008 yang kemudian diberikan nama latin Hyloscirtus princecharlesi. Nama Pangeran Charles dijadikan nama katak pohon karena berjasa dalam perlindungan habitat hutan basah.

  • Kukang John Cleese: Kukang asal Madagaskar yang ditemukan tahun 2005 ini, oleh Urs Thalmann, diberikan nama latin Avahi cleesei. Kehormatan itu diberikan atas jasa aktor dan komedian John Cleese yang mempromosikan konservasi alam pada film-filmnya seperti Fierce Creatures.


  • Lalat Kuda Beyonce: Lalat kuda asal Queensland, Australia, dinamai ilmiah Scaptia beyonceae oleh Ilmuwan Bryan Lessard lantaran sama-sama memiliki rambut keemasan. Pada lalat, rambut itu berada di bagian perut. Penamaan ini untuk memberi penghormatan atas performa Beyonce.

  • Parasit Bob Marley: Parasit Marley, merupakan parasit dengan nama ilmiah Gnathia marleyi. Hewan crustacean ini hidup dengan menempel pada ikan karang di Perairan Karibia. Paul Sikkel, ahli biologi laut pada Arkansas State University, memberikan nama latin seperti itu lantaran rasa hormat dan bangganya kepada musik-musik Marley.
Selain itu tercatat juga beberapa nama latin hewan yang menggunakan nama tokoh dunia, seperti:
  • Stephen Colbert: Laba-laba Aptostichus stephencolberti dan kumbang Agaporomorphus colberti.
  • Roy Orbison dan jandanya, Barbara Orbison: kumbang Orectochilus orbisonorum.
  • Frank Zappa: Ubur-ubur Phialella zappai dan laba-laba Pachygnatha Zappa.
  • Greta Garbo: Tawon Rostropria garbo.
  • Harrison Ford: Semut Pheidole harrisonfordi dan Laba-laba Calponia harrisonfordi.
  • Gary Larson: Kutu burung hantu Strigiphilus garylarsoni.
Nama Ilmiah dari Tokoh Indonesia

Kalau tokoh Indonesia, adakah yang namanya digunakan sebagai nama ilmiah hewan?. Setidaknya ibu negara kita, Ani Susilo Bambang Yudhoyono, yang bernama asli Kristina Herawati, yang kemudian digunakan sebagai nama spesies kupu-kupu Kristiani dengan nama latin Delias kristianiae yang ditemukan di Pegunungan Foya, Papua, tahun 2005.

Selain itu, almarhumah Tien Soeharto (Hartinah Soeharto) pun namanya digunakan sebagai nama ilmiah. Walaupun memang bukan nama ilmiah hewan, melainkan spesies anggrek dengan nama Anggrek Hartinah (Cymbidium hartinahianum) yang merupakan salah satu anggrek langka dan anggrek yang dilindungi di Indonesia.

Sumber : http://alamendah.wordpress.com/2012/07/21/nama-ilmiah-satwa-yang-memakai-nama-tokoh-dunia/#more-4966

Read more »

Selasa, 17 Juli 2012

Sejarah Awal Adanya Bakso





Pada akhir Dinasti Ming (awal abad ke-17) di Fuzhou, ada seorang pria bernama Meng Bo, tinggal di sebuah desa kecil. Dia berkepribadian baik dan berbakti kepada orang tuanya. Bakti Meng Bo pada ibunya sangat diketahui oleh para tetangga. Suatu hari, ibunya yang sudah mulai tua sudah tidak dapat makan daging lagi, karena giginya sudah mulai tidak bisa makan sesuatu yang agak keras. Ini sedikit mengecewakan karena dia suka sekali makan daging.


Meng Bo ingin membantu ibunya agar bisa mengonsumsi daging lezat lagi. Sepanjang malam duduk, memikirkan bagaimana mengolah daging yang bisa dimakan oleh ibunya. Hingga suatu hari, ia melihat tetangganya menumbuk beras ketan untuk dijadikan kue mochi. Melihat hal itu, timbul idenya. Meng Bo langsung pergi ke dapur dan mengolah daging dengan cara yang digunakan tetangganya dalam membuat kue mochi. Setelah daging empuk, Meng Bo membentuknya menjadi bulatan-bulatan kecil sehingga ibunya dapat memakannya dengan mudah. Kemudian ia merebus adonan itu, tercium aroma daging yang lezat.

Meng Bo menyajikan bakso itu kepada ibunya. Sang ibu merasa gembira karena tidak hanya baksonya yang lezat, tapi juga mudah untuk dimakan. Meng Bo sangat senang melihat ibunya dapat makan daging lagi.

Kisah berbaktinya Meng Bo pada ibunya beserta resep baksonya, cepat menyebar ke seluruh kota Fuzhou. Penduduk berdatangan untuk belajar membuat bakso lezat pada Meng Bo.

Dan ternyata kelezatan bakso juga menyebar ke tanah air kita tercinta, Bakso memiliki akar dari seni kuliner Tionghoa Indonesia hal ini ditunjukkan dari istilah Bakso berasal dari kata Bak-So, dalam Bahasa Hokkien yang secara harfiah berarti 'daging babi giling'. Karena kebanyakan penduduk Indonesia adalah muslim, maka bakso lebih umum terbuat dari daging halal seperti daging sapi, ikan, atau ayam. Seiring berkembangnya waktu, istilah bakso menjadi lebih dikenal dengan 'daging giling' saja.

Dalam penyajiannya, bakso umumnya disajikan panas-panas dengan kuah kaldu sapi bening, dicampur mi, bihun, taoge, tahu, terkadang telur, ditaburi bawang goreng dan seledri. Bakso sangat populer dan dapat ditemukan di seluruh Indonesia; dari gerobak pedagang kaki lima hingga restoran besar. Berbagai jenis bakso sekarang banyak di tawarkan dalam bentuk makanan beku yang dijual di pasar swalayan dan mall-mall. Irisan bakso dapat juga dijadikan pelengkap jenis makanan lain seperti mi goreng, nasi goreng, atau cap cai.


Macam-macam Jenis Bakso
Bakso urat: bakso yang diisi irisan urat atau tendon dan daging tetelan kasar
Bakso bola tenis atau bakso telur: bakso berukuran bola tenis berisi telur ayam rebus
Bakso gepeng: bakso berbentuk pipih
Bakso ikan: bakso berbahan daging ikan
Bakso udang: bakso berbahan dari udang
Bakso Malang: hidangan bakso dari kota Malang , Jawa Timur; lengkap dengan mi kuning, tahu, siomay, dan pangsit goreng
Bakso keju: bakso resep baru berisi keju
Bakso Bakar: bakso yang diolesi bumbu khusus dan dibakar langsung (tanpa arang) dan disediakan bersama potongan ketupat dan kuah kaldu yang hangat dan bumbu kacang. Biasanya bumbu oles sebelum dibakar merupakan salah satu yang menentukan enak atau tidaknya bakso bakar.

Read more »

Selasa, 10 Juli 2012

Menguak Sumber Air Yang Muncul di Danau Bulan Sabit (Gurun Gobi - Cina)



Sekitar 6 kilometer (3,73 mil) selatan kota Dunhuang ,terdapat sumber Air di gurun (Oasis) yang dikelilingi oleh-Pasir Pasir Gunung, di kenal dengan nama Danau Bulan Sabit dan disebut sebut sebagai keajaiban alam di Gurun Gobi. Sudah ada selama ribuan tahun.


Setiap tahun ada banyak peziarah dan pedagang melakukan perjalanan melewati di Jalur sutra ke Barat. Sebelum mereka menghadapai kesulitan menempuh lautan pasir Gurun Gobi, mereka istirahat di Oasis Danau Bulan Sabit ini sebagai persinggahan terakhir.

Lebih dari dua ribu tahun Donhuang sebagai pintu masuk yang penting ke Cina. Mengikuti perjalanan serangkaian oasis di Gurun Gobi, menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Dikatakan bahwa gurun itu begitu sunyi, tanpa kehidupan dan sebagai alat darurat adalah tulang belulang manusia yang meninggal dalam perjalanan di Gurun digunakan sebagai papan penunjuk arah..Dengan cara ini mereka juga akan menghindari hantu dan setan yang menghantui gurun. 

Selama tiga puluh tahun terakhir air telah menurun setidaknya dua puluh lima meter. Hal ini sebagai akibat dari dua hal.

Pertama petani lokal telah membuat irigasi untuk menyuburkan tanaman.
Kedua populasi Dunhuang dalam priode tersebut menjadi lebih dari dua kali lipat.

Pernah di upayakan membuat Danau buatan namun gagal (akibat polusi)dan sehingga setiap tahun air danau perlahan menyusut.

Krisis ekologi adalah murni karena dampak manusia - lebih banyak air digunakan daripada mempertahankan .Sebuah bencana karena perbuatan manusia.
Masalah ini diperburuk oleh fakta bahwa China barat adalah wilayah negara termiskin dan dorongan terhadap pembangunan ekonomi di semua sektor tidak ada pilihan dari masyarakat setempat.


 
Masalah ini diperburuk oleh fakta bahwa China barat adalah wilayah negara termiskin dan dorongan terhadap pembangunan ekonomi di semua sektor tidak ada pilihan dari masyarakat setempat.
Dang Sungai yang mengalir melewati kota,mengilhami pemukim asli untuk membendung dan tinggal disana. Itu adalah beberapa dekade yang lalu dan tentu saja, hasil dari pertanian lokalnya lebih baik. Namun dengan perbaikan yang menyertai kedatangan manusia yang tak terelakkan untuk membantu ekspansi lebih lanjut. Lebih banyak orang berarti semakin banyaknya permintaan air dan menyebabkan muka air bawah tanah akan mulai turun.

Untuk mencegah bencana pejabat lokal membuat kebijakkan baru dan ketat. Hal ini dikenal sebagai Tiga larangan.

Tidak ada sumur baru yang diizinkan,
Tidak ada lahan pertanian tambahan dapat irigasi dan pendatang baru dilarang.
Dua yang pertama melarang daripada yang terakhir adalah hukuman untuk penduduk lokal karena lebih dari sembilan puluh persen air di alirkan ke pertanian.
Kunci untuk mempertahankan oasis berada dalam pengurangan konsumsi air. Jika Tiga Larangan ini ketat diberlakukan maka mungkin Danau Bulan Sabit akan dinikmati oleh generasi yang akan datang...Meskipun jumlah Glacial meleleh dari Pegunungan Qilian jauh ke kaki Sungai Dang, Namun tidak  pernah berubah selama berabad-abad.  Sehingga Danau Bulan Sabit  menarik untuk di kunjungi.




Read more »

Kamis, 02 Februari 2012

Cara Pembuatan Sabun.

Tahukah kalian bagaimana cara pembuatan sabun ?

Keadaan serba kotor yang dijumpai dalam pembuatan sabun bertentangan dengan penggunaannya sebagai pembersih yang tiada banding untuk hampir segala kotoran, setidaknya sejak dua ribu tahun terakhir. Pembuatannya tak sulit, bahan-bahan dasarnya murah dan mudah di dapat, yaitu lemak dan abu kayu. Kadang-kadang, orang juga menggunakan kapur.

Read more »